JENIS-JENIS AUDIT
Audit Internal
Audit internal adalah
kegiatan penjaminan dan konsultasi yang independen. Tujuannya adalah untuk
menambah nilai perusahaandan meningkatkan operasi organisasi melalui pendekatan
yang sistematis dan disiplin . Kegiatan ini pada umumnya berupa pengevaluasian kinerja
bisnis untuk meningkatkan efektifitas dan keefesienan perusahaan.
Audit Sistem Informasi
Yaitu pemeriksaan yang dilakukan Kantor Akuntan Publik
(KAP) terhadap perusahaan yang melakukan proses data akuntansi, umumnya
menggunakan system Elektronik Data Processing (EDP). Auditor
harus memperhatikan hal-hal berikut :
- Perlengkapan keamanan melindungi perlengkapan computer baik program, komunikasi, atau data dari akses yang tidak sah, modifikasi bahkan penghancuran.
- Pengembangan program yang dilakukan atas otorisasi khusus dan umum dari pihak manajemen perusahaan.
- Pemrosesan transaksi, file, laporan dan catatan computer dengan akurat dan lengkap.
- Data file laporan yang tersimpan di computer sangat dijaga kerahasiaanya.
Audit Forensik
Tujuan dilakukan audit
forensic adalah sebagai upaya pencegahan terjadinya kecurangan (fraud). Hal
yang dapat dilakukan audit forensik termasuk :
- Investigasi kriminal
- Indikasi kecurangan dalam bisnis atau karyawan
- Mengetahui kerugian suatu bisnis
Audit eksternal keuangan
Audit eksternal keuangan
adalah audit terpisah dari perusahaan untuk memastikan bahwa laporan keuangan
perusahaan yang disusun telah mengikuti prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku
umum
Audit internal
Audit internal adalah
karyawan perusahaan yang mengaudit berbagai segmen dari organisasi untuk
memastikan bahwa para karyawan mematuhi kebijakan-kebijakan perusahaan dan
operasi perusahaan berjalan secara efisien.
Referensi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar